#RoTiFreShTour ke #TSC (Telkomsel Super Camp)


Senin, 20 Juni 2011 kemarin Chef RoTiFreSh melakukan kunjungan ke Super Camp Telkomsel School Community (TSC) Ambassador di Lawu Resort, Tawang Mangu. Sekitar 350 siswa SMP / SMA komunitas Telkomsel se – Jawa Tengah dan DIY mengikuti mengikuti acara ini sejak Sabtu hingga Selasa mendatang (18 – 22 Juni 2011).

Telkomsel School Community (TSC) Merupakan wadah komunitas dari pelanggan Telkomsel di komunitas pelajar yang dibentuk untuk memberikan benefits lebih bagi para anggota komunitas, lewat diskon tarif dan kegiatan-kegiatan yang menghibur sekaligus mendidik. Salah satu bagian dari Telkomsel School Community, adalah Telkomsel Super Camp yang kami kunjungi tersebut. Kagiatan ini juga dilangsungkan di 11 kota besar di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapat pelatihan tentang jurnalistik, social media, motivasi untuk lebih kreatif, dan pelatihan untuk bagaimana bekerja dalam sebuah tim (team work) serta leadership melalui kegiatan outbond. Selain itu peserta juga berkesempatan mengenal perbagai produk dan layanan Telkomsel, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh peserta. Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kreativitas, semangat dan kepercayaan diri peserta.

Ketika kami tiba, @Ndorokakung sedang menyampaikan materi mengenai social media. Menjelaskan apa sih social media itu, dan bagaimana mengatur diri kita dalam menggunakan social media sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dengan postif serta membawa manfaat untuk orang lain. Sebagai contoh misalnya, peserta diajak untuk menyebarkan informasi apa pun yang sekiranya bermanfaat untuk orang lain. Boleh informasi tentang kegiatan sekolah mereka, boleh juga kegiatan yang sedang mereka lakukan disekolah, boleh juga social media digunakan untuk mengajak teman – teman ikut bergabung dalam kampanye gerakan sosial, seperti Coin a Chance dan Indonesia Bercerita.

Intinya adalah menggunakan social media tidak hanya untuk ‘narsis’ saja, tapi juga memanfaatkannya sebagai sarana komunikasi dan penyebaran informasi yang membawa dampak positif untuk sekitar. Ketika sesi tanya jawab dimulai, saya sendiri tidak menyangka bahwa antusias peserta begitu besar. Pertanyaan – pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang rata – rata masih SMA itu begitu berbobot. Ada yang bertanya tentang dunia cyber crime, pemblokiran situs porno, bagaimana mengatur diri kita agar tidak kecanduan dengan social media, sampai ada yang bertanya tentang sejarah social media. Hiihi, kalau soal sejarah social media, @Ndorokakung menjawab bisa sampe 8 semester kalau dijelaskan. Ya, karena ceritanya sangat panjang :)

Dilanjutkan dengan @MagdaOvi dan @akakandias. Beliau – beliau ini mengajak teman – teman peseta untuk menjadi lebih kreatif. #ActCreative misalnya, peserta diajak untuk membuat suatu terobosan ide baru yang original, membawa manfaat untuk sekitar dan mempunyai value. Seperti yang dipaparkan oleh Yoris Sebastian di acara RoTiFreSh edisi terakhir, kreatif itu bukan faktor turunan genetik. Kreatif itu dapat dilatih, yaitu dengan mulai membiasakan diri kita dengan hal – hal yang tidak biasa.

Selain #ActCreative, peserta juga diajak untuk berpikir postif dan melakukan kegiatan yang membawa banyak dampak positifnya ketimbang dampak negatifnya. Satu hal yang penting adalah, ajakan untuk kita berbagi. Jika kita tidak mempunyai informasi yang bermanfaat untuk disebarluaskan kepada teman – teman kita diluar sana, kita dapat berbagi ilmu yang kita miliki. Selain membawa manfaat pula untuk orang lain, berbagi ilmu seperti ini juga dapat bermanfaat bagi diri sendiri yaitu untuk mengukur sejauh mana ilmu yang kita miliki. Dan kedepannya, bisa dijadikan untuk semangat untuk kita belajar lebih banyak lagi.

Menarik bukan? Yuk, kita mulai berbagi hal yang paling kecil yang kita miliki. Karena berbagi tak pernah rugi :)

No Comment

Leave a comment